Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.

Dalam organisasi atau perusahaan, seorang manajer berfungsi sebagai pusat informasi. Ia mengembangkan pusat informasi bagi kepentingan organisasinya. Seorang manajer juga harus menyesuaikan penyampaian pesannya kepada peranannya yang sedang dilakukannya. Hal itu untuk membangun sebuah link yang bias saling terhubung satu dengan lainnya. Dalam hubungan ini, Henry Mintzberg seorang profesor manajemen pada McGill University di Montreal-Kanada, menyatakan wewenang formal seorang manajer menyebabkan timbulnya tiga peranan: peranan antarpersona, peranan informasi,dan peranan memutuskan.
»»  READMORE...
KOPERASI

Pengertian Koperasi :
Istilah koperasi berasal dari bahasa asing co-operation. (Co = bersama, operation = usaha), koperasi berarti usaha bersama, misalnya Koperasi Unit Desa (KUD) artinya usaha bersama masyarakat di satu wilayah desa, Koperasi Karyawan artinya usaha bersama para karyawan.

Menurut Undang-undang Nomor 12 tahun 1967 tentang pokok-pokok perkoperasian,”Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”(pasal 3 UU No.12/1967).
Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 1 Ayat 1 tentang perkoperasian menyatakan bahwa koperasi adalah “badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”.
»»  READMORE...

Sinar matahari pagi menyusup diantara sela-sela gorden yang masih tertutup. Semilir angin bergantian keluar-masuk kamar melalui ventilasi diatas jendela dan pintu. Cahaya yang masuk membuat seisi kamar tampak terlihat lebih jelas.
Dor, dor, dor! Bunyi pintu digedor. Sebenarnya sih, sebelum berubah gedoran, suaranya berupa ketukan, tuk,tuk,tuk. Karena pintu nggak terbuka juga, akhirnya berubah menjadi lebih mengeras.
“Marsya ayo bangun udah siang” Mamanya berteriak, “Marsya udah jam setengah tujuh kamu harus sekolah sekarang.” Seru mama Marsya dengan nada tinggi.
“Uuachhhh,” Marsya menguap. “Iya ma Marsya bangun.” Sahut Marsya dengan mata yang belum terbuka sempurna dan nyawa yang masih mengambang di alam mimpi.
Setelah sepuluh menit kemudian, Marsya sudah rapi dan menuju meja makan untuk sarapan pagi.
“Kamu lama banget sih, coba kamu lihat sekarang udah jam berapa.” Kata mama sambil menunjuk ke arah jam. “Kamu ingat nggak sih, hari ini hari pertama kamu belajar di SMA Constantine setelah tiga hari kemarin kamu MOS.” Lanjut mama “Kamu harus tunjukin kalau kamu murid yang disiplin.” Kata mama dengan tegas.
“Iya ma, aku inget kok.” Jawab Marsya dengan suara lembut, “Tadi malem aku tidurnya kemaleman ma, makanya aku tadi bangunnya kesiangan.” Lanjut Marsya yang berusaha menjelaskan tentang bangunnya yang kesiangan. “Aku janji kok ma, lain kali nggak tidur malem lagi.” Tegas Marsya sambil tangannya mengacung membentuk angka dua.
»»  READMORE...


PASAR BEBAS

Pengertian Pasar bebas adalah sistem perdagangan dan investasi bebas di seluruh dunia. bisnis finansial dunia berlangsung 24 jam penuh.
pada sistem perdagangan bebas semua hambatan perdagangan internasioanal dan investasi dihapus,landasanya yang kuat membantu yang lemah.
pada perdagangan bebas perlu di kembangkan sikap kemitraan yang setara dan saling menghormati antar negara,apakah itu negara maju maupun negara berkembang ,agar kerja sama ekonomi saling menguntungkan

 Persiapan apa yang harus diperlukan dalam menghadapi era pasar bebas itu? Untuk menghadapi kehidupan seperti itu, mulai saat ini kita ( yang dimulai dari ; diri sendiri, keluarga, dan teman sebaya, serta mengajak warga masyarakat untuk menyadari akan hal itu. Maka disini ada beberapa hal yang diperhatikan adalah :
»»  READMORE...


Perdagangan bebas adalah sistem perdagangan dan investasi bebea di seluruh dunia. bisnis finansial dunia berlangsung 24 jam penuh.
pada sistem perdagangan bebas semua hambatan perdagangan internasioanal dan investasi dihapus.landasanya yang kuat membantu yang lemah.
pada perdagangan bebas perlu di kembangkan sikap kemitraan yang setara dan saling menghormati antar negara,apakah itu negara maju maupun negara berkembang ,agar kerja sama ekonomi saling menguntungkan

- Meningkatkan daya saing, pengamanan perdagangan dalam negeri serta penguatan ekspor."Untuk penguatan daya saing pihak Kementerian akan melaksanakan pembenahan infrastruktur dan energi, pemberian insentif, membangun KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), memperluas akses pembiayaan dan pengu-rangan biaya bunga, pembenahan sistem logistik, pelayanan publik, serta penyederhanaan peraturan dan meningkatkan kapasitas kerja,"

- Strategi pengamanan pasar domestik akan difokuskan kepada pengawasan tingkat border (pengamanan) serta peredaran barang di pasar lokal. Namun pihaknya juga akan melakukan promosi penggunaan produksi dalam negeri. Sedangkan untuk penguatan industri, pihak Kementerian Perdagangan berupaya mengoptimalkan peluang pasar China dan ASEAN sekaligus penguatan peran perwakilan luar negeri. Kementerian berusaha mengembangkan kebijakan dan diplomasi perdagangan di forum internasional, menjaga pertumbuhan (Ekonomi, menekan kesenjangan kesejahteraan masyarakat dan lainnya," Kementerian Perdagangan telah menetapkan beberapa program dan kegiatan yang bertujuan meningkatkan daya saing komoditi ekspor serta mengamankan perdagangan dalam negeri.
»»  READMORE...

SEJARAH PERKEMBANGAN PHP


PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP bernama FI (Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.
»»  READMORE...



Selamat malam semua buat para pembaca setia blog rayasakura

kali ini saya akan share sedikit tentang manfaat perusahan bakrie bagi masyarakat
langsung saja biar gk penasaran.........




Mungkin kita harus tahu dahulu sebelum apa itu” bakri untuk negeri”. Mari sama-sama kita lihat penjelanasnya.
Aktivitas sosial Kelompok Bakrie, dalam hal ini aktivitas yang dilakukan perusahaan sudah intensif dilaksanakan semenjak Bakrie memulai usahanya tahun 1942. Dengan diresmikannya “Bakrie Untuk Negeri,” pada tanggal 17 Agustus 2007, maka segala aktivitas sosial di Keluarga Besar Bakrie menggunakan payung dan penamaan (brand name) yang sama yaitu “Bakrie Untuk Negeri.”
“Bakrie Untuk Negeri” juga merupakan semangat yang menjiwai komitmen Kelompok Bakrie dalam menjalankan aktivitas dan usahanya memberikan kontribusi kongkrit bagi pembangunan kemanusaiaan, lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Semangat dan Komitmen tersebut merupakan kristalisasi dari falsafah yang dikembangkan ‘Sesepuh’ Keluarga dan Pendiri Kelompok Usaha Bakrie, H. Achmad Bakrie.

“Bakrie Untuk Negeri” sendiri merupakan akumulasi dari nilai dan falsafah yang dikembangkan oleh para pendiri Bakrie & Brothers. Sebagai falsafah, “Bakrie Untuk Negeri” adalah keyakinan kerja Insan Bakrie, yaitu: segenap karyawan, manajemen serta pengurus perusahaan dan yayasan yang tergabung di dalam Kelompok Bakrie, yang dalam setiap kegiatan yang dikerjakan ditujukan untuk memberikan manfaat kepada para stakeholder.
Untuk menyinergikan aktivitas guna mencapai cita-cita luhur dalam memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini telah diresmikan Bakrie Untuk Negeri yang merupakan falsafah atau keyakinan kerja segenap Insan Bakrie dalam menjalankan setiap aktivitasnya. Upaya menyinergikan termasuk didalamnya mengomunikasikan nilai-nilai inti dari Trimatra Bakrie: Keindonesiaan, Kemanfaatan dan Kebersamaan diwujudkan dalam sebuah gerakan yang dikenal dengan Gerakan Bakrie Untuk Negeri.
Gerakan ini ditujukan untuk mendorong menuju masyarakat yang sejahtera dan bermartabat. Gerakan dalam arti tindakan yang terus menerus dilakukan ini, tentunya harus dibekali oleh sebuah kekuatan (power), yaitu keyakinan, nilai dan filosofi.
Pada ulang tahun Bakrie & Brothers ke-69, tahun 2010, filosofi Bakrie Untuk Negeri ini dikukuhkan dalam sebuah dokumen yang dinamakan PIAGAM BAKRIE dan ditandatangani oleh generasi ke-2 Bakrie. Filosofi Bakrie Untuk negeri dikembangkan dalam nilai-nilai inti (core value) Kelompok Bakrie, yaitu Keindonesiaan, Kemanfaatan dan Kebersamaan. Tiga nilai inti ini dirumuskan sebagai Trimatra Bakrie yang merupakan nilai-nilai luhur yang dikembangkan oleh para pendiri Kelompok Usaha Bakrie. Trimatra Bakrie inilah yang akhirnya mendasari “Gerakan Bakrie Untuk Negeri” termasuk bagi perusahaan-perusahaan dan yayasan-yayasan yang berada di lingkungan Kelompok Bakrie.
Selain sebagai gerakan, “Bakrie Untuk Negeri” juga merupakan payung, brandname, komitmen dan falsafah.
Pada Akhirnya…
“Bakrie Untuk Negeri” merupakan persembahan Kelompok Bakrie untuk negeri tercinta sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas anugerah kemerdekaan negeri ini dan ucapan terima kasih kepada negara ini atas kesempatan dalam mengisi ruang kemerdekaan serta bentuk pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan kepada kemajuan Kelompok Bakrie.


“Bakrie Untuk Negeri” adalah sebuah gerakan di kelompok Bakrie tidak muncul dengan sendirinya. Pertama kali, istilah “Bakrie Untuk Negeri” disampaikan oleh Bapak Anindya N. Bakrie dalam acara temu forum CSR Bakrie, Maret 2006. Pada awalnya “Bakrie Untuk Negeri” hanya berlaku sebagai tag line dari aktivitas sosial di Kelompok Bakrie, meliputi perusahaan melalui program CSR dan aktivitas sosial keluarga dalam hal ini yayasan-yayasan yang didirikan keluarga Bakrie.

Peduli Untuk Negeri
Program di bidang kehidupan sosial dan keagamaan yang mendorong kebersamaa dan solidaritas sosial yang tinggi

Program Community Development, khususnya di Kelompok Usaha Bakrie bermula dari kegiatan charity, kepedulian kepada sesama, khususnya bagi masyarakat di sekitar perusahaan. Kegiatan charity, kedermawanan sebagai bentuk kepedulian telah dikembangkan sejak perusahaan Bakrie & Brothers yang berdiri tahun 1942. Program kepedulian kepada sesama dibedakan dari community development lebih dikarenakan sifatnya yang spontan, tidak direncakan untuk sebuah kepentingan kemandirian sebagaimana halnya dalam program community development.
Namun demikian, program charity di Kelompok Usaha Bakrie masih terus berjalan sebagai bentuk perhatian, kepekaan sosial dan hubungan baik perusahaan dengan masyarakat di sekitar perusahaan. Jenis dan bentuknya sangat beragam, ada yang terkait dengan pembangunan infrastruktur keagamaan dan fasilitas umum, tali kasih, santunan dan sebagainya.
Berikut adalah beberapa contoh program kepedulian perusahaan di lingkungan kelompok usaha Bakrie.
 

·         PEDULI UNTUK NEGERI KPC
·         ZAKAT PERUSAHAAN CAKRAWALA ANDALAS TELEVISI
·         PROGRAM KEAGAMAAN BSP SUMUT 2
·         PEDULI UNTUK NEGERI BUMI RESOURCES
·         PEDULI UNTUK NEGERI Bakrieland Development
·         PROGRAM JARINGAN GAS BUMI UNTUK RUMAH TANGGA DI JAWA TIMUR   (LAPINDO)
·         “NOBAR” bersama Anak-anak Yatim Piatu.
·         RP 25 MILYAR UNTUK DANA ABADI ITB dari Gearakan Bakrie Untuk Negeri
·         Renovasi Rumah Yatim At-Taqwa Bekasi






 Oh iya....
Kalo menurut pandagan saya sebagai orang awam ialah :
Hal ini di lakukan hampir semua perusahaan besar dimana , perusahan memberikan sumbangan ataupun bakti sosial kepada masyarakat . untuk menjalin hubungan baik antara perusahan dengn masyarakat sekitar,guna menjadikan lingkungan kerja yang aman,nyaman dan baik. Selain hal itu perusahaan berusaha menumbuhkan citra yang baik di masyarakat .
Tetapi menurut saya kegiatan semacam ini merupakan suatu cara yang baik dan tepat guna menumbuhkan rasa kasih sayang dan rasa empati terhadap sesama manusia

sumber inspirasi:www.untuknegeri.org/


 Itu lah beberapa manfaat perusahan bakrie bagi masyarakat
masih banyak seh yang lain tetapi sekian dulu yaaaaa
salam karate
osssu...



»»  READMORE...